Showing posts with label Cahyo Puji Asmoro. Show all posts
Showing posts with label Cahyo Puji Asmoro. Show all posts

Wednesday, June 12, 2013

Review : TELESKOP "CELESTRON TRAVEL SCOPE 70 PORTABLE SCOPE"

Setelah cukup lama mempertimbangkan, beberapa kali baca reviewnya di-web astronomi dan puluhan kali nonton reviewnya di YouTube ditambah kunjungan sekali untuk melihat langsung. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli Teleskop Celestron 70MM Travel Scope sebagai pengganti Teleskop Celestron Astromaster 70AZ yang telah berpindah tangan ke salah satu sekolah di kota Bandung.



Celestron TS-70 ini memiliki bentuk yang kompak, itu sebabnya dalam paket pembeliannya di berikan Tas Gendong. Kata Travel Scope ini memberikan arti bahwa teleskop ini siap untuk dibawa kemana-mana (Mobile), baik untuk mengamati medan di bumi seperti burung, bangunan, dan objek lain yang butuh alat bantu optik untuk melihatnya. Dan cukup tangguh untuk pengamatan benda langit, Bulan, Saturnus dan Jupiter. Tidak bisa dipungkiri kualitas Lensa dari Celestron memang tidak murahan, walau dengan harga yang cukup murah. 

 Berikut beberapa jenis barang yang didapatkan dalam paket pembelian Teleskop Celestron TS-70 :
1. Tripod
2. Tabung Teleskop
3. Finderscope
4. Prisma Diagonal
5. Eyepiece 10mm dan 20mm
6. Tas

Diameter Lensa (Aperature) refraktor ini adalah 70mm, memiliki panjang fokus 400mm, memungkinkan perbesaran rendah dengan eyepiece dan memiliki medan pandangan yang lebih luas. Di depan lensa objektif terdapat penutup plastik, tutup lensa tersebut terdiri dua bagian. Dengan bagian tengah dapat digunakan sebagai aperture stop yaitu dengan membatasi cahaya yang masuk, sehingga bisa mengamati benda langit yang cukup terang seperti bulan atau Venus. Tabung terbuat dari aluminium dan memiliki braket aluminium yang memiliki lubang standar untuk semua Tripod. Focuser sebagian besar terbuat dari plastik, hal itu untuk mendapatkan berat yang ringan dan biaya yang murah.
 
Diagonal prisma 45 derajat terbuat dari plastikdesain diagonal ditujukan untuk pengamatan terestrial. Ini tidak nyaman ketika mengamati target dengan lingkup dekat vertikal. Untuk melihat siang hari diagonal sebenarnya baik, tapi di malam hari ada terlihat warna hijau dan ungu dipinggiran obyek cerah, terutama dengan perbesaran yang lebih tinggi. Dua eyepieces diberikan dalam wadah, Eyepiece terbuat dari kaca dan logam chrome mungkin aluminium. Eyepiece 20mm memberikan 20x perbesaran, 10mm memberikan 40x. Seperti prisma diagonal, eyepieces berfungsi dengan baik untuk melihat siang hari dan dapat diterima untuk observasi malam. Salah satu yang cukup mengkhawatirkan adalah Tripod, desainya masih standar untuk fotografi dan video paling standar. Terbuat dari Alumunium, meskipun terkesan ringan tapi masih sanggup untuk menahan berat teleskop dan kamera DLSR.
Tas bawaannya sudah di desain khusus untuk membawa paket komplit tadi di atas, dan masih ada ruang kosong untuk memasukan Kamera DSLR dan beberapa potong pakaian. Saya sudah pernah melakukannya untuk perjalan dari Bandung ke Subang. 
Apalagi logo Celestron yang tertera di bagian depan Tas, memberikan kesan yang lebih elegan dan mewah ketika memakainya. Tenang jangan khawatir dengan peforma dari teleskop ini, akan saya beberkan sekarang.

Foto di bawah ini menggambarkan bagaimana  Celestron TS-70 ini bisa memperbesar citra Jupiter, kita bisa melihat Jupiter dengan 4 satelitnya. Kelebihan lainya adalah pada tabung teleskop ini sudah ada drat untuk T-Ring, jadi bisa dikombinasikan dengan kamera DSLR (contoh : Canon). Jadi celestron TS-70 ini bisa dipakai jadi lensa Tele juga, tidak usah khawatir dengan kualitas gambarnya karena gambar yang dihasilkan tetap jernih kok.



Untuk sementara hanya ini dulu yang bisa saya review untuk Teleskop Celestron 70 Travel Scope, sampai saat ini masih dalam eksplorasi. Semoga Bermanfaat!!!

 http://www.youtube.com/watch?v=RjivDW8uqGc

Thursday, May 2, 2013

Sky Party 27 April 2013 : PEGASUS

Ket : Teten Sutendi, S.Pd. Saat sharing ilmu
Memperingati Bulan Astronomi Dunia tahun 2013 ini Klub Astronomi Pegasus SMA Negeri 1 Subang mengadakan acara Sky Party pada hari sabtu tanggal 27 April 2013. Acara ini sengaja di buat menjelang akhir bulan karena bebrapa siswa baru selesai melaksanakan Ujuan Nasional (UN), seperti biasa acara di mulai setelah Isya. Kali ini untuk mengisi rangkaian kegiatan Sky Party agar tetap memiliki nilai edukasi, Bpk. Teten Sutendi, S.Pd. di dapuk untuk memberikan materi tentang "Hilal Sebagai Penentu Awal Bulan Hijriyah", yang bermula dari kebingungan kenapa Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) berbeda? Dimana letak perbedaannya dan Bagaimana menyikapinya?. Pemberian materi pun berlangsung hangat, para anggota Pegasus terlihat melepas senyum ketika Pak Teten menyelipkan sedikt humor yang menjadi ciri khas beliau.  



Setelah satu jam materi pertama selesai, para anggota PEGASUS kemudian ke lapangan untuk mengikuti sesi latihan pengambilan gambar citra bulan, dalam sesi ini saya dipercaya untuk memberikan pelatihan. Dalam kesempatan ini saya memberikan pengertian tentang apa itu ISO, Shutter Spedd, dan Aperture, kemudian bagaimana kombisani ketiganya bisa mengahsilkan komposisi yang pas untuk memotret bulan. Agar langsung dimengerti beberapa siswa saya pandu untuk menggunakan kamera DSLR yang saya bawa, mereka saya minta untuk mengubah-ubah shutter Speed dan ISO. Seperti yang telah kita ketahui Hands On Activity memiliki efek yang cukup besar untuk pembelajaran. I hear and I forget. I see and I remember. I do and I understand. (red : Saya mendengar dan saya lupa. Saya melihat dan saya ingat Saya melakukan dan saya pun mengerti. Confucius, Peribahasa Cina).

Setelah beberapa aktivitas tadi para anggota Pegasus pun mulai kekurangan enrgi, tapi bukan Pegasus
kalau tidak ada sesi makan bersama. Kali ini menu yang di sajikan cukup mewakili yang namanya Sky Party, yaitu Sate Ayam dan Jagung Bakar, langsung dari perapian yang mereka buat sendiri.